We All Wear Mask






So, pembicaraan ini terjadi beberapa hari yang lalu. Ketika saya pergi bermain outbond bersama teman saya.

Saya yakin rata-rata manusia akan memakai topeng dalam hidupnya setidak 4 kali dalam sehari atau mungkin lebih. 

Saat pertama kali masuk kelas Psikologi Umum, pembahasan pertama yang dibicarakan oleh dosen saya adalah; Persona.

Menurut Alwisol ( 2009) persona itu adalah sebuah topeng/ wajah yang dipakai ketika menghadapi publik. Jadi persona adalah wajah yang kita tunjukkan kepada masyarakat atau pada dunia sehingga orang-orang percaya kalau itu adalah kepribadian asli kita.

Sometimes, saya sering merasa bingung apa diri saya okay dengan permasalahan yang terjadi atau saya hanya trying to be okay, even it’s not. Kita menyembunyikan perasaan kita dengan senyuman, tawa, lelucon meskipun inside, hati kita sedang bergejolak. Tapi kita menutupi itu semua.

Saya pernah berada dalam posisi dimana saya memakai topeng selama satu hari penuh.  I didn’t sleep for one day because of the sturggle that I exprienced. I cried all night. But tomorrow, I acted like nothing had happened. I laugh with my friends, hangout, talking.

Dan ketika saya kembali rumah, perasaan gloomy itu kembali muncul. Dan tubuh saya merasa lelah karena seharian memakai topeng ‘baik-baik saja’. I realized, kalau ternyata wearing mask sangat melelahkan.

Terkadang memang sulit untuk menunjukkan sedih kita pada orang lain. Saya juga pernah berpikir, kalau orang lain tidak perlu mengetahui sedihnya saya bagaimana. Atau karena kita tidak ingin dikasahani oleh orang lain. That’s normal. Setiap manusia mempunyai ego nya sendiri.

 Saya juga pernah mempunyai pikiran seperti itu. Tapi setidaknya, kita harus mempunyai satu orang yang tahu permasalahan yang kita alami. Satu orang yang benar-benar kita percaya.

So, memakai persona sebenarnya bukanlah hal yang jelek juga. Terkadang kita memang harus menggunakan persona untuk meyesuaikan diri dengan lingkungan sosial.

Tapi menurut saya walaupun memang terdengar easy to say.

Yeah, Just be yourself.



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Beauty Bullying

Lonely Or Alone